Header Ads

Pertamina Berdayakan Ekonomi Janda dan Duda Berpenghasilan Rendah di Sentani

 
Peserta antusias dalam mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Pertamina. Foto: Nadia
PT Pertamina MOR VIII TBBM Jayapura bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Cenderawasih melaksanakan Pelatihan Pengembangan Budidaya Ikan Keramba Tancap Tahap Lanjutan pada Selasa (10/7/2018) di Balai Warga Kampung Nendali. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan bagi 20 janda, duda, dan masyarakat miskin yang telah berlangsung selama satu tahun.

Materi diberikan oleh La Alimuddin (Kepala Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UNCEN), Julius Mallo (warga binaan berhasil dan pengusaha restoran seafood), dan Eko (pengusaha, mitra Bina Lingkungan Pertamina). Kegiatan pelatihan meliputi pemberian materi dan sesi diskusi tanya-jawab di mana penerima manfaat saling berbagi pengalaman dan aktif bermusyawarah terkait budidaya di kampung agar usaha menjadi lebih berhasil dan berkelanjutan. 

Program pemberdayaan tersebut merupakan bentuk kepedulian PT Pertamina MOR VIII TBBM Jayapura terhadap kelompok rentan melalui Program Pertamina Berdikari - Program Pengembangan Budidaya Ikan Keramba Tancap di Kampung Nendali, Sentani, Kabupaten Jayapura. Dalam program yang telah berjalan setahun, terdapat delapan penerima manfaat yang telah berhasil menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan.

La Alimuddin selaku mitra pelaksana pemberdayaan masyarakat menyampaikan apresiasinya pada seluruh pihak yang sejak awal berpartisipasi, termasuk rasa bangga pada kelompok janda, duda, dan masyarakat miskin yang berhasil.

“Perkembangan dan semangatnya sangat positif pada janda, duda, dan ekonomi lemah. Mereka telah berdaya jika dilihat dari indikator berproduksi ikan, berpendapatan membaik serta meningkat kesejahteraannya. Di luar hambatan yang ada, penerima manfaat kita lihat memiliki potensi, dan baik sekali Pertamina bisa mendukung keberlanjutannya lewat program ini terlebih untuk penerima manfaat tambahan yang nanti akan bergabung,” ujar Alimuddin.

Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat mengembangan kapasitas warga dalam memaksimalkan pemanfaatan potensi Danau Sentani serta menjadikan Kampung Nendali sebagai Kelompok Budidaya Ikan yang sejahtera. (dra)

Diberdayakan oleh Blogger.