Header Ads

Bangun Semangat Belajar dan Wirausaha Secara Digital, PT Pertamina Lubricants Luncurkan Aplikasi Enduro Home Service

Siswa berkunjung ke rumah konsumen berdasarkan panggilan dari EHS.

Mediacsrindonesia.com - Jakarta. Salah satu perubahan model belajar dan berbisnis dalam masa pandemi Covid-19 adalah hadirnya inovasi digitalisasi. Kini, sistem belajar-mengajar dan berwirausaha kerap dilakukan secara online untuk membatasi pertemuan sosial guna menekan angka penyebaran Covid-19. Beradaptasi dengan kebutuhan ini, PT Pertamina Lubricants meluncurkan Aplikasi berbasis Android "ENDURO HOME SERVICE", yang merupakan sebuah platform belajar dan berwirausaha bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terlibat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) Enduro Home Service (EHS).

EHS merupakan program CSR yang mengajak berbagai SMK di Indonesia untuk memadukan kompetensi teknis yang diperoleh dari pembelajaran produktif di kelas dengan materi kewirausahaan.  Output dari program ini berupa pelayanan home service oleh siswa untuk masyarakat di lingkungan sekolah atau tempat tinggal siswa yang membutuhkan jasa perbaikan kendaraan roda dua, ganti oli, dan service ringan lainnya. 

Sebagai tahap awal, siswa menerima berbagai pembekalan materi di kelas. Antara lain materinya adalah materi teknis otomotif, ilmu pelumas dan sistem pelumasan, product knowledge yakni produk pelumas Pertamina, teknik pengelolaan bengkel, teknik penjualan dan pemasaran, dan pengetahuan industri otomotif. Seluruh materi bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi berwirausaha. 

Berbagai materi tersebut disampaikan oleh guru dan instruktur disekolah, technical specialist ILMA (Integrated Lubrication Management Academy), para mekanik bengkel mitra Pertamina Lubricants, dan sederet instruktur profesional lainnya. Selain itu, Pertamina Lubricants juga melakukan branding Enduro Express untuk bengkel di SMK dan memberikan tambahan peralatan usaha seperti seragam mekanik, toolkits, dan paket pelumas Pertamina yang dapat digunakan siswa. 

Selanjutnya, siswa dipacu untuk mengimplementasikan materi yang di dapat secara langsung dengan melakukan pendataan pelanggan potensial di lingkungan sekitar sekolah atau tempat tinggal siswa untuk dijadwalkan dengan pelayanan Home Service. 

Aplikasi EHS yang digunakan melalui handphone.

“Dengan hadirnya aplikasi ini, pembelajaran yang biasanya dilakukan di kelas kini dapat dilakukan secara online. Siswa dapat berinteraksi dan belajar secara virtual dengan guru, instruktur, dan mekanik bengkel mitra Pertamina Lubricants. Tidak hanya itu, juga melakukan pendataan pemesanan, jumlah konsumen dan transaksi pelayanan home service, sekaligus dapat memesan pelumas Pertamina sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Iwan Ridwan Faizal.

Iwan melanjutkan bahwa hadirnya sistem online ini merupakan upaya PT Pertamina Lubricants untuk menjawab tantangan belajar dan berbisnis di masa pandemi sekaligus memberikan kemudahan bagi SMK untuk terus menjalankan program EHS secara efektif. 

Miftaulud Paradeva, siswa kelas XII SMK Negeri 2 Cilacap menyampaikan pengalamannya dalam menjalankan EHS dengan sarana digital ini, 

“Aplikasi ini sangat membantu saya untuk belajar modul wirausaha dan otomotif kapan saja dan dimana saja. Membuat laporan pelayanan dari siswa kepada guru juga lebih cepat dan mudah,” jelas Miftaulud.

EHS merupakan salah satu program CSR PT Pertamina Lubricants yang mengimplementasikan program Link And Match dunia pendidikan dan industri dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja dan industri. 

Sejak diluncurkan pertama kalinya pada tahun 2019 oleh Production Unit Cilacap di 7 SMK, EHS kini telah dijalankan di 5 Sales Region antara lain Medan, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. Program ini juga telah menjangkau 30 SMK serta melibatkan lebih dari 10.500 siswa SMK kelas XII, XI dan X di penjuru negeri. 

“EHS merupakan program CSR yang bertujuan untuk membangun mental entrepreneurship dan mendorong siswa untuk menjadi lebih produktif dan mandiri. Harapannya dengan program ini dapat memberikan bekal berbisnis untuk siswa ketika sudah menyelesaikan masa SMK sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa dimasa yang akan datang,” tutup Iwan. (Endra/Intania)


Diberdayakan oleh Blogger.