Header Ads

Yayasan Kemanusiaan KADIN Indonesia dan Suntory Garuda Beverage Salurkan Bantuan untuk Percepatan Vaksinasi

 

Perwakilan PT Suntory Garuda Beverage saat menyerahkan bantuan kepada Yayasan Kemanusiaan KADIN Indonesia.

MediaCSRIndonesia.com - Jakarta. Yayasan Kemanusiaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Yayasan Kemanusiaan Kadin) dan Suntory Garuda Beverage (SGB), perusahaan minuman dalam kemasan terkemuka, joint venture Suntory Jepang dan PT Garudafood Putra Putri Jaya (PT GPPJ), bergotong royong memberikan bantuan bagi penanganan pandemi. Bantuan senilai 500 juta Rupiah diserahkan perwakilan SGB melalui Yayasan Kemanusiaan Kadin di Menara Kadin Indonesia, Kamis (2/9/2021).

 

Bantuan ini diprioritaskan untuk disalurkan bagi percepatan vaksinasi melalui Program Mobil Vaksin atau Vaksin Keliling. Program yang dicanangkan untuk 34 provinsi di Indonesia, baik untuk masyarakat umum maupun pelajar. Program ini mengajak para pengusaha Indonesia untuk perang melawan pandemi dengan bersama-sama membantu pemerintah mempercepat penanganan pandemi COVID19 melalui percepatan vaksinasi, khususnya untuk mereka yang memiliki kendala mobilitas serta jangkauan vaksin masih rendah.

 

Vaksinasi COVID19 merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi yang saat ini memasuki tahun kedua sejak kasus pertama diumumkan di Indonesia pada Maret 2020. Selain itu, vaksinasi juga diharapkan dapat membantu upaya pemulihan ekonomi nasional.  Untuk meningkatkan capaian vaksinasi COVID19 di Indonesia, pemerintah mengajak semua pihak termasuk pelaku usaha, bahu membahu bekerja sama demi suksesnya vaksinasi nasional

 

M. Arsjad Rasjid P.M., Chairman of KADIN Indonesia mengatakan bahwa semua pengusaha adalah pejuang. Berjuang menghadapi beberapa pertempuran seperti vaksinasi, ketersediaan rumah sakit, oksigen, perlengkapan medis, dan lainnya. Donasi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kalangan usaha bagi masyarakat yang terdampak pandemi, memperkuat apa yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia. 


"Meski sektor usaha juga tengah berupaya bertahan dari imbas pandemi, saya mengundang semua komponen bisnis untuk bersatu, tetap memelihara kepedulian kepada sesama, dan bekerja bersama untuk memenangkan perang melawan pandemi,” lanjut Arsjad.

 

Yayasan Kemanusiaan Kadin menyatakan apresiasi atas bantuan yang diberikan SGB untuk penanganan pandemi di Indonesia. 


“Bantuan dari SGB sangat berarti untuk mendukung perluasan vaksinasi, sehingga kita dapat terus memberikan pelayanan yang optimal dan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok,” tambah Yukki Nugrahawan Hanafi, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia.


Mobil Vaksin atau Vaksin Keliling adalah program jemput bola yang dicanangkan untuk menjangkau 5.000 akseptor untuk 2x dosis (total 10.000 dosis) di setiap provinsi dengan jangkauan total 340.000 dosis untuk 34 provinsi di Indonesia. Pengusaha bergotong royong mengadakan dosis vaksin, vaksinator, dan fasilitas transportasi agar nantinya mobil ini datang ke masyarakat memastikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan akses vaksinasi dengan cepat dan mudah. Dokumentasi pelaksanaan dan penyaluran bantuan dilaporkan secara berkala dan transparan kepada para pendukung yang berpartisipasi dalam upaya bersama ini.

 

Ong Yuh Hwang, Chief Executive Officer, SGB mengatakan bahwa SGB mengapresiasi upaya Pemerintah dalam menangani pandemi COVID19. Mereka juga berterima kasih kepada Yayasan Kemanusiaan Kadin yang memberi kesempatan kepada SGB untuk turut berkontribusi dalam perluasan vaksinasi di Indonesia.  


"Lonjakan kasus COVID19 di Indonesia menyebabkan animo masyarakat untuk divaksin meningkat, hal ini juga berkat upaya konsisten dari Pemerintah untuk memberikan edukasi. Karena itu, kami berharap dukungan kami untuk Vaksin Keliling ini dapat membantu Pemerintah kejar target vaksinasi COVID19 dan kita dapat memberikan vaksinasi bagi sebanyak mungkin masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang punya kendala mobilitas diharapkan nanti bisa mendapatkan vaksinasi dengan cepat,“ jelas Ong Yuh Hwang.

 

Lebih lanjut, perwakilan SGB yaitu Asep Susilo, Chief of Human Capital and Corporate Affairs menambahkan bahwa kita bisa melewati masa-masa sulit ini hanya jika kita semua bekerja sama bahu membahu. 


"Kolaborasi semua pihak untuk memerangi wabah bersama-sama ini selaras dengan visi Suntory Group yaitu Bertumbuh untuk Kebaikan (Growing for Good). Kami selalu bercita-cita untuk tumbuh menjadi perusahaan yang selalu memberikan manfaat baik bagi komunitas,” terang Asep.

 

Keselamatan dan kesehatan manusia merupakan prioritas utama SGB. Sejak pandemi dimulai pada 2020, SGB telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga kemanusiaan di Indonesia termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) dan Junior Doctors Network – Ikatan Dokter Indonesia (IDI JDN) untuk menyalurkan paket bantuan Alat Pelindung Diri (APD)  kepada 22 rumah sakit di 12 daerah di Indonesia, APD berupa masker, dukungan hand sanitizer serta suplemen bagi karyawan, distributor dan para mitra bisnis perusahaan, serta ratusan ribu produk minuman bagi tenaga kesehatan, relawan, serta pedagang kecil yang terdampak. (Endra)

Diberdayakan oleh Blogger.