Header Ads

Korindo Kembangkan Kampung Herbal Pertama di Jakarta Selatan

Foto bersama aparat Kelurahan Duren Tiga dengan Yayasan Korindo usai peresmian Kampung Herbal Duren Tiga pada Jumat (5/11)

MediaCSRIndonesia.com - Jakarta. Korindo Group melalui Yayasan Korindo meresmikan Kampung Herbal pertama di Jakarta Selatan yang berada di Duren Tiga, Pancoran, pada Jum’at (5/11). Bekerja sama dengan pihak kelurahan setempat, Yayasan Korindo mengubah pekarangan warga dan fasilitas umum setempat menjadi area tanaman obat-obatan.

Kampung Herbal ini tepatnya berada di Gang Sawo, RT 002/01 Kelurahan Duren Tiga, Jakarta. Setidaknya 200 bibit yang terdiri dari 14 jenis tanaman herbal diberikan Yayasan Korindo untuk kepentingan warga. Mulai dari sirih merah yang bermanfaat untuk melegakan tenggorokan pada saat batuk hingga tanaman jarak untuk mengatasi diare dan demam pada bayi.

Sekretaris Jenderal Yayasan Korindo Seo Jeongsik berharap, bantuan dari Korindo dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dari aspek kesehatan. 

“Di masa pandemi, mengonsumsi ramuan herbal dapat menjadi cara kita menjaga imunitas tubuh. Semoga keberadaan Kampung Herbal dapat membantu masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, terlebih saat pandemi,” ucapnya. 

Sekretaris Jenderal Yayasan Korindo, Seo Jeongsik (baju batik) meninjau tanaman herbal di Kampung Herbal Duren Tiga, pada Jum’at (5/11)


Selain memberikan bantuan bibit herbal beserta pot dan tatakannya, Yayasan Korindo juga membangun mini nursery atau tempat pembibitan dengan ukuran sekitar tiga meter persegi. Masyarakat dapat menyemai benih-benih tanaman herbal apabila ada masyarakat yang membutuhkan ataupun sebagai bibit untuk menggantikan tanaman tua. 

Yayasan Korindo menilai, Gang Sawo memiliki potensi besar untuk mengembangkan tanaman herbal. Khususnya dari sisi keaktifan kader kelurahan dalam memberikan edukasi mengenai tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan. 

Ketua RW 001 Duren Tiga M. Ilham menyebutkan, warganya memang sudah tidak asing lagi dengan tanaman obat-obatan. Pada 10 tahun lalu, wilayah RW 001 sempat menjadi pemenang dalam kompetisi Tanaman Obat Keluarga atau Toga di tingkat provinsi. Sampai saat ini pun, warga setempat juga sering menanam tanaman obat untuk kepentingan keluarga maupun lingkungan sekitar. 

Ilham berharap, warga dapat terus aktif dalam merawat fasilitas Kampung Herbal yang sudah dibangun Korindo. 

“Pembuatan itu mudah, tapi tidak dengan perawatan. Mari kita rawat bersama-sama tanaman dan mini nursery yang sudah diberikan Korindo,” ujarnya. 

Sementara itu, Lurah Duren Tiga Muhammad Mursid menuturkan, bantuan Korindo merupakan wujud nyata kolaborasi yang kini terus digaungkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sementara pemerintah membantu dari sisi birokrasi dan warga menjalankan teknis di lapangan, perusahaan dapat berkontribusi dalam berbagai bentuk program tanggung jawab sosial. 

Mursid menuturkan, ini merupakan pertama kalinya kampung herbal dibangun di Jakarta Selatan. 

"Kemungkinan ini jadi kampung herbal pertama di Jakarta Selatan. Masyarakat yang ingin melakukan pengobatan dengan menggunakan tanaman herbal, nantinya dapat ambil ke wilayah RW tersebut," tuturnya.

Program pembangunan Kampung Herbal tidak akan berhenti di sini. Sesuai dengan prinsip keberlanjutan yang dijalankan dalam kegiatan bisnis maupun Corporate Social Contribution (CSC), Korindo akan kembali menjalankan program serupa di berbagai daerah untuk menyokong kemandirian pangan dan kesehatan masyarakat. (Endra)

Diberdayakan oleh Blogger.